NPM : 17116925
Kelas : 4KA19
1. Komponen Boundary Kontrol
a) Pengendalian Kriptografi
Kriptografi merupakan sistem untuk mentransformasikan data
menjadi kode (cryptograms) sehingga tidak memiliki arti bagi orang
yang tidak memiliki sistem untuk mengubah kembali data tersebut.
Tujuannya untuk menjaga kerahasiaan informasi dengan mengacak
data.
b) Pengendalian Akses
Pengendalian akses berfungsi untuk membatasi penggunaan sumber
daya sistem komputer, membatasi dan memastikan user untuk
mendapatkan sumber daya yang mereka butuhkan. Langkah-langkah
umum untuk menunjang fungsi tersebut, yaitu:
1. Mengesahkan user yang telah mengidentifikasikan dirinya ke
sistem
2. Mengesahkan sumber daya yang diminta oleh user
3. Membatasi aktivitas yang dilakukan oleh user terhadap sistem
c) PIN (Personal Identification Number)
Merupakan tekhnik yang digunakan untuk mengontentifikasi pengguna. PIN harus terjaga kerahasiaannya terdapat 9 fase pada daur hidup PIN yaitu : pembuatan PIN, penerbitan dan pengiriman PIN, validasi PIN, transmisi PIN, pemrosesan PIN, penyimpanan PIN, perubahan PIN, penggantian PIN, penghentian pemakaian PIN
d) Tanda Tangan Digital
tanda tanga digital memiliki dua tujuan yaitu sebagai ontetifikasi pengguna dan menghidari penyangkalan keterlibatan pihak-pihak yang berpartisipasi dalam pembuatan kontrak.
2. Komponen Input Control
a) pengendalian kode data
Di dalam pengendalian kode data terdapat kode data yang unik yaitu untuk mengidentifikasikan entitas sebagai anggota dalam suatu grup atau set, dan lebih rapi dalam menyusun informasi yang dapat mempengaruhi tujuan integritas data, keefektifan serta keefisienan.
b) Cek Digit
Cek digit digunakan sebagai peralatan untuk mendeteksi kesalahan dalam banyak aplikasi, sebagai contoh : tiket pesawat, proses kartu kredit, proses rekening bank, proses pengumpulan item bank dan proses lisensi mengemudi.
c) Pengendalian Batch
Batching merupakan proses pengelompokkan transaksi bersama-sama yang menghasilkan beberapa jenis hubungan antara yang satu dengan lainnya. Pengendalian yang bermacam-macam dapat digunakan pada batch untuk mencegah atau mendeteksierroratau kesalahan. Ada dua jenis batch yang digunakan yaitu batch fisik dan batch logis
d) Instruksi Masukan
dalam memasukkan instruksi kedalam sistem aplikasi sering terjadi kesalahan karena adanya Instruksi yang bermacam-macam dan kompleks. Karena itu perlu menampilkan pesan kesalahan. Pesan kesalahan yang ditampilkan harus dikomunikasikan pada User dengan lengkap dan jelas.
e) Pengendalian Jejak Audit
jejak audit merupakan catatan harian yang dapat didesain untuk mencatat aktivitas pada tingkat sistem, aplikasi, dan tingkat pengguna. Jika diirnplernentasikan dengan benar, jejak audit dapat mendukung tujuan keamanan dalam tiga cara :
(1) mendeteksi akses yang tidak memiliki otorisasi,
(2) memfasilitasi rekonstruksi peristiwa, dan
(3) mempromosikan akuntabilitas pribadi.
3. Komponen Communication Control
a) Pengendalian Komponen Fisik
salah satu cara untuk mengurangi kesalahan didalam subsistem komunikasi ialah untuk memilih komponen fisik yang memiliki karakteristik yang membuat mereka dapat dipercaya dan menyediakan pengendalian atau fitur yang meringankan resiko yang ditimbulkan
b) Pengendalian Topologi Jaringan
Topologi jaringan komunikasi menjelaskan lokasi dari node didalam jaringan, bagaimana node dihubungkan dan kemampuan data transmisi dari hubungan diantar node
c) Pengendalian Keberadaan
Pengendalian yang ada untuk petunjuk input biasanya tidak lebih kritis di bandingkan data input yang di butuhkan. Terkadang sangat penting untuk mengidentifikasi siapa yang mengintrogasi sebuah database pada saat kemungkinan masalah keamanan sedang di investigasi atau database di temukan sebagai keadaan yang salah.
d) Pengendalian Ancaman Terhadap Subversi
Terdapat 2 tipe dari pengendalian ancaman atas subversive untuk subsistem komunikasi. Pertama untuk mendirikan rintangan fisikal untuk melintasi subsistem data. Yang kedua, menerima bahwa penyusup berusaha mendapatkan akses ke data, karena itu untuk membuat data tidak berguna ketika akses tersebut terjadi, kita harus meneliti jenis kontrol dalam subbagian
e) Pengendalian Internetworking
Internet working adalah proses dari dua sambungan atau lebih jaringan komunikasi bersama untuk menyediakan pengguna dari satu jaringan untuk menyampaikan kepada pengguna dari jaringan yang lain. Kumpulan keseluruhan jaringan yang saling berhubungan disebut internet. Tiga tipe dari alat yang di gunakan untuk menghubungkan sub jaringan dalam internet yaitu bridge, router, gateway
.
Kesimpulan :
Dari 3 poin diatas disimpulkan bahwa boundary control memiliki tugas menentukan hubungan antara pemakai komputer dengan sistem komputer yang digunakan, kemudian pada input control dirancang untuk mengontrol berbagai jenis metode data input, perancangan dokumen sumber, perancangan layar input, data koding, check digit, batch control, validasi dari data input dan input instruction. Untuk bagian communication control bertanggung jawab untuk mengangkut data diantara semua subsistem lainnya dalam sebuah sistem dan untuk mengangkut data untuk atau menerima data dari sistem lain.
https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=http://library.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2011-1-00405-KA%25202.pdf&ved=2ahUKEwjY67WXpa3mAhXHSH0KHeUCDV8QFjABegQIBRAC&usg=AOvVaw2c3p8637oAhPuwoZ5HkcJk
http://library.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2HTML/2013100781KABab2001/body.html
https://www.academia.edu/18406043/Resume_Chapter_17_audit_dan_kepastian_sistem_informasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar