Nama : Zeky Pratama Saputra
NPM : 17116925
Kelas : 2KA19
Dosen : Dyah Ayu Damayanti
PENGERTIAN
MANAJEMEN LAYANAN SISTEM INFORMASI
Manajemen
Layanan Sistem Informasi adalah suatu metode pengelolaan sistem informasi(SI)
yang secara filosofis terpusat pada perspektif konsumen layanan SI terhadap
bisnis perusahaan.
Manajemen
Layanan Sistem Informasi berfokus pada proses dan karenanya terkait dan
memiliki minat yang sama dengan kerangka kerja dan metodologi gerakan perbaikan
proses (seperti Six Sigma, ERP, dsb) Disiplin ini tidak memedulikan detail
penggunaan produk suatu pemasok tertentu atau detail teknis suatu sistem yang
dikelola, melainkan berfokus pada upaya penyediaan kerangka kerja untuk
menstrukturkan aktivitas yang terkait dengan sistem informasi dan interaksi
antara personel teknis TI dengan pengguna teknologi informasi.
Manajemen
Layanan Sistem Informasi umumnya menangani masalah operasional manajemen sistem
informasi dan bukan pada pengembangan teknologinya sendiri. Contohnya, proses
pembuatan softwarekomputer untuk dijual bukanlah fokus dari disiplin ini,
melainkan sistem komputer yang digunakan oleh bagian pemasaran dan pengembangan
bisnis di perusahaan perangkat lunak-lah yang merupakan fokus perhatiannya.
Banyak pula perusahaan non-teknologi, seperti pada industri keuangan, ritel,
dan pariwisata, yang memiliki sistem TI yang berperan penting, walaupun tidak
terpapar langsung kepada konsumennya.
Metode yang
digunakan Manajemen Layanan Sistem Informasi
Total
Quality Management (TQM)
TQM
adalah strategi manajemen yang ditunjukan untuk menanamkan kesadaran kualitas
pada semua proses dalam organisasi.
Six
Sigma
Six
Sigma adalah suatu alat manajemen baru yang digunakan untuk mengganti Total
Quality Management (TQM), sangat terfokus terhadap pengendalian kualitas dengan
mendalami sistem produksi perusahaan secara keseluruhan. Memiliki tujuan untuk,
menghilangkan cacat produksi, memangkas waktu pembuatan produk, dan
menghilangkan biaya.
Business
Process Management (BPM)
BPM
adalah suatu metode penyelarasan secara efisien suatu organisasi dengan
keinginan dan kebutuhan organisasi tersebut. BPM merupakan suatu pendekatan
manajemen holistic untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi bisnis seiring
upaya untuk mencapai inovasi, fleksibilitas dan integrasi dengan teknologi.
Capability
Maturity Model Integration (CMMI)
CMMI
adalah suatu pendekatan perbaikan proses yang memberikan unsure-unsur penting
proses efektif bagi organisasi. Praktik-praktik terbaik CMMI dipublikasikan
dalam dokumen-dokumen yang disebut model, yang masing-masing ditunjukan untuk
berbagai bidang yang berbeda.
Kerangka Kerja
(Framework) Manajemen Layanan Sistem Informasi
1. Information Technology Infrastructure
Library (ITIL)
ITIL
atau Information Technology Infrastructure Library adalah suatu rangkaian
dengan konsep dan teknik pengelolaan infrastruktur, pengembangan, serta operasi
teknologi informasi (TI). ITIL diterbitkan dalam suatu rangkaian buku yang
masing-masing membahas suatu topik pengelolaan (TI). Nama ITIL dan IT
Infrastructure Library merupakan merek dagang terdaftar dari Office of
Government Commerce (OGC) Britania Raya.
2. Control Objectives for Information and
Related Technology (COBIT)
COBIT
(Control Objectives for Information and Related Technology) merupakan audit
sistem informasi dan dasar pengendalian yang dibuat oleh Information Systems
Audit and Control Association (ISACA) dan IT Governance Institute (ITGI) pada
tahun 1992.
3. Software Maintenance Maturity Model
4. PRM-IT
IBM’s Process Reference Model for IT
5. Application Services Library (ASL)
Aplikasi
Layanan Perpustakaan (ASL) adalah kerangka kerja domain publik dari praktik
terbaik yang digunakan untuk standarisasi proses dalam Aplikasi Manajemen,
disiplin memproduksi dan memelihara sistem informasi dan aplikasi. Istilah
“perpustakaan” digunakan karena ASL disajikan sebagai satu set buku yang
menggambarkan praktek-praktek terbaik dari industri TI. Hal ini dijelaskan
dalam beberapa buku dan artikel (banyak dari mereka hanya tersedia dalam bahasa
Belanda) dan di situs resmi ASL BiSL Foundation.
6. Business Information Services Library
(BISL)
BiSL
adalah standar domain publik sejak tahun 2005, diatur oleh Lembaga ASL BiSL
(sebelumnya Lembaga ASL). Kerangka kerja ini menggambarkan standar untuk proses
dalam manajemen informasi bisnis di strategi, manajemen dan operasi tingkat.
[1] BiSL berkaitan erat dengan ITIL dan ASL kerangka, namun perbedaan utama
antara kerangka kerja ini adalah bahwa ITIL dan ASL fokus pada pasokan sisi
informasi (tujuan organisasi TI), sedangkan BiSL berfokus pada sisi permintaan
(yang timbul dari organisasi pengguna akhir)
7. Microsoft Operations Framework (MOF)
Microsoft
Operations Framework (MOF) 4.0 adalah serangkaian panduan yang bertujuan
membantu teknologi informasi (TI) profesional menetapkan dan menerapkan layanan
yang handal dan hemat biaya.
8. eSourcing Capability Model for Service Providers (Escm-sp) dan eSourcing
Capability Model for Client Organizations (eSCM-CL) dari ITSqc for Sourcing
Management
eSourcing
Capability Model for Service Providers
(eSCM-SP) adalah suatu kerangka kerja yang dikembangkan oleh ITSqc di Carnegie
Mellon University. eSCM-SP adalah “praktek terbaik” model kemampuan dengan tiga
tujuan :
- Untuk
memberikan penyedia layanan bimbingan yang akan membantu mereka
meningkatkan kemampuan mereka di seluruh sourcing siklus hidup
- Untuk
menyediakan klien dengan cara yang obyektif mengevaluasi kemampuan
penyedia layanan.
- Untuk
menawarkan penyedia layanan standar untuk digunakan saat membedakan diri
dari pesaing.
SUMBER :
https://id.wikipedia.org/wiki/ITSM
http://www.kajianpustaka.com/2014/02/pengertian-sejarah-dan-komponen-cobit.html
https://mumtazgalery.wordpress.com/2013/12/11/apa-sih-it-infrastruktur-library-itil-itu/
https://en.wikipedia.org/wiki/Application_Services_Library.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar